Kamis, Februari 26, 2009

apa yah hubungan antara dunia digital dg arsitektur..?? hmm..

wuih.. pertemuan pertama mata kuliah
uda harus diskusi kelompok dengan topik
"Hubungan karya arsitektur dengan dunia digital"..

Hasil diskusi kelompok yang dilakuin kemarin akhirnya mengambil satu kesimpulan bahwa intinya dunia digital dan karya arsitektur bersifat saling menunjang dan mendukung satu sama lain.
Kenapa gytu yah...?

Pada dasarnya dunia digital emang ga wajib ada buat menciptakan karya arsitektur, dunia digital diciptakan untuk membantu memvisualisasikan karya arsitektur dan menyampaikannya kepada klien. Peran dunia digital dalam
karya arsitektur juga cenderung bergantung pada keahlian orang tersebut. Seseorang yang cenderung memiliki keahlian tinggi dalam dunia digital akan lebih memilih memanfaatkan software dgital untuk membantu menyelesaikan pekerjaan mereka. Di sisi lain, seseorang yang tidak terlalu ahli dalam menggunakan software digital akan lebih memilih menggunakan gambar freehand dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.

Dunia digital diciptakan untuk membantu kita mempresentasikan hasil karya arsitektur kepada klien. Terkadang kita tidak dapat memungkiri bahwa presentasi dari hasil karya digital memang memiliki garis yang lebih tegas dan lebih menarik untuk dipresentasikan.

Bagaimanapun hubungan yang tercipta antara dunia digital dan karya arsitektur, tidak ada salah dan ruginya jika kita mempelajari software digital untuk menunjang pekerjaan kita. Teknologi tidak dapat dipisahkan dari dunia pekerjaan, kemajuan dalam mencipta juga pasti akan membutuhkan bermacam aplikasi untuk mendukung perkembangannya. Jika ternyata software digital dapat menunjang pekerjaan karya arsitektur maka tidak ada salahnya dimanfaatkan.

Memanfaatkan software digital seperti autocad, 3d max, sketch up, dll bukan berarti kita tidak menghargai hasil pekerjaan freehand, kedua jenis hasil karya tersebut memiliki nilai plus masing-masing. Software digital menimbulkan kesan lebih modern dan tegas pada presentasi karya arsitektur, sedangkan pekerjaan freehand menimbulkan kesan lebih artistik. Sampai kapanpun kemampuan untuk mencipta karya dengan freehand akan tetap menjadi keahlian dasar yang harus dimiliki.

Saya pribadi merupakan seseorang yang tidak terlalu ahli dalam menggunakan software digital, oleh sebab itu jika dihadapkan pada dua pilihan, saya akan lebih memilih untuk menggunakan teknik freehand dalam menyelesaikan pekerjaan saya. Tapi tenang saja.. hal tersebut bukan berarti bahwa saya tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kemampuan saya dalam menggunakan software digital. Jika pada saatnya nanti kemampuan sya dalam menggunakan software digital sudah cukup baik, maka saya akan sering memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan oleh software digital.

Sekali lagi perlu kita ingat bahwa dunia digital adalah pendukung untuk karya arsitektur, bukan merupakan persyaratan utama dalam mencipta karya arsitektur...